Berhenti lalu
kembali lagi
Niat sudah bulat, tapi tanpa sistem pendukung, sugesti dan tekanan lingkungan dengan mudah menarik kembali ke pola lama.
Program pendampingan pemulihan adiksi 1-on-1 selama 30 hari bareng coach pemulihan yang pernah melewati jalannya sendiri — didukung keluarga, komunitas, dan pilar medis.
Berjuang sendirian itu berat: tidak ada yang mengingatkan, tidak ada tempat cerita tanpa dihakimi, dan tidak ada arah yang jelas harus mulai dari mana.
Niat sudah bulat, tapi tanpa sistem pendukung, sugesti dan tekanan lingkungan dengan mudah menarik kembali ke pola lama.
Takut dihakimi keluarga, teman, atau tempat kerja — akhirnya semua dipendam sendiri sampai menumpuk.
Informasi berserakan dan saling bertentangan. Tanpa arah yang jelas, energi besar sering salah sasaran.
Kami menyebutnya Kolaborasi Pulih — pemulihan bukan pekerjaan satu orang. Coach mendampingi harianmu, keluarga dilibatkan, dan pilar medis memastikan prosesnya aman.
Coach yang pernah melewati proses pemulihan sendiri: mendengarkan, mengingatkan, dan membantumu menyusun rencana harian yang realistis.
Ruang aman bersama orang-orang dengan pengalaman serupa — saling menguatkan, tanpa stigma dan tanpa ceramah.
Coaching ringan untuk keluarga dan support system supaya dukungan di rumah tidak berubah jadi tekanan.
Tiga pilar yang saling menopang supaya pemulihan tidak berhenti di niat, tapi jadi kebiasaan baru yang bertahan.
Pendampingan 1-on-1 bersama coach pemulihan yang berangkat dari pengalaman nyata. Fokus pada menstabilkan emosi, menurunkan sugesti, dan menata ulang pola pikir serta perilaku.
Keluarga dilibatkan lewat coaching ringan agar tahu cara mendukung tanpa menghakimi — karena pemulihan yang bertahan selalu punya rumah yang ikut belajar.
Kolaborasi dengan tenaga profesional, termasuk konsultasi dokter spesialis jiwa (Psikiatri), serta panduan pemulihan agar proses berjalan aman.
Program pendampingan online 1-on-1 selama 30 hari untuk mendukung proses pemulihanmu — tetap bisa bekerja dan menjalani hidup seperti biasa.
Kalau kamu ingin memulai pemulihan, atau ingin mengetahui lebih dalam tentang permasalahan adiksi, kami siap dampingi lewat konsultasi online 1-on-1.
Edukator dan pendamping pemulihan adiksi yang berangkat dari pengalaman pemulihan pribadi. Memberikan edukasi pencegahan penyalahgunaan napza serta mendampingi individu dalam proses pemulihan di sekolah, komunitas, dan perusahaan.
Coach Pemulihan
Coach Pemulihan
Coach Pemulihan
Yang bikin beda, tiap hari ada yang nanya kabar. Dulu aku berhenti sendirian dan cuma bertahan dua minggu. Kali ini aku punya orang yang bisa kuhubungi pas lagi berat.
Awalnya ragu karena online. Ternyata malah cocok — aku tetap bisa kerja, dan sesinya bisa diatur malam hari. Coach-nya ngerti karena pernah ada di posisi yang sama.
Sebagai orang tua saya sering salah ngomong tanpa sadar. Coaching keluarganya bikin saya paham cara mendampingi tanpa membuat anak saya menutup diri.
*Identitas peserta disamarkan demi menjaga kerahasiaan dan keamanan proses pemulihan.
Tidak. Kami mendampingi pemulihan adiksi dalam arti luas — termasuk kebiasaan lain yang sudah mengganggu fungsi hidup sehari-hari, seperti judi online, rokok/vape, alkohol, maupun pola perilaku kompulsif lainnya.
Ya. Privasi dan kerahasiaan menjadi bagian penting dalam proses pendampingan. Informasi yang kamu sampaikan digunakan untuk membantu proses screening dan pendampingan, bukan untuk menghakimi atau menyebarkan kondisi pribadimu.
Bisa. Pendampingan Teman Pemulihan tersedia secara online untuk seluruh Indonesia. Untuk kegiatan tatap muka, saat ini tersedia di area Jabodetabek.
Tidak harus. Program dirancang sebagai pendampingan online 1-on-1 selama 30 hari sehingga kamu tetap bisa bekerja dan menjalani aktivitas sehari-hari sambil mengikuti proses pemulihan.
Justru kami mendorong support system untuk ikut belajar. Keluarga dapat dilibatkan melalui coaching ringan agar memahami cara mendukung proses pemulihan tanpa menghakimi atau memberikan tekanan.
Mulai dengan konsultasi screening awal. Ceritakan kondisi dan kebutuhanmu kepada coach, kemudian bersama-sama menentukan langkah pendampingan yang sesuai.
Cerita dulu saja, gratis dan rahasia. Tidak ada yang menghakimi — kami pernah ada di sana.